Review PertandinganSepak Bola

Barcelona Menang 2 – 0 Lawan Sevilla, Laga Dramatis

4 Mins read

Barcelona Menang 2 – 0 Lawan Sevilla, Laga Dramatis – Pada laga antara Barca vs Sevilla di Copa del Rey kemarin akhirnya barcelona menang setelah mengalami duel sengit sampai extra time. Menjadi salah satu klub terbaik di dunia hingga saat ini membuat Barca ditakuti banyak lawan. Namun sayangnya, seiring berjalannya waktu performanya belum stabil.

Bisa dikatakan mereka kurang cepat dalam mengganti para pemain tua untuk dijadikan ke dalam skuat lebih muda. Mengakibatkan performa naik turun sering terjadi sehingga masih kesulitan dalam memperoleh hasil akhir yang baik. Tetapi ini bukan menjadi kabar buruk, mengingat sekarang skuat diisi oleh pemuda handal.

Baca Juga : 4 Benua Penghasil Pemain Manchester United Paling Sukses

Mulai memasuki musim 2020/2021 dengan bekal seadanya, raksasa asal Catalan tersebut bisa dibilang mempunyai performa yang bagus. Bukan hanya seadanya dalam segi skuat, namun mereka juga ditinggal oleh presiden bernama Bartomeu. Sebagai pecinta sepak bola, Anda harus paham akan situasi yang terjadi pada internal Barca.

Sempat mengalami era emas dan dinilai menjadi tim teratas yang paling baik dalam satu dekade belakangan ini. Dulunya hampir semua lawan ketika bertanding mengalami ketakutan luar biasa sebab keganasan skuat Barca sangat mentereng. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam satu dekade bisa meraih banyak trofi.

Copa del Rey menjadi salah satu turnamen paling bergengsi yang di dalamnya terdapat tim-tim terbaik asal Spanyol. Jika menelusuri lebih jauh, perjuangan dari pasukan Koeman sangat besar sampai bisa mencapai titik terakhir ini. Mari simak saja langsung perjalanan Barca dalam CDR sampai masuk ke final.

Berikut faktor utama Barcelona Menang dalam laga kemarin

Mulai Menjalani Musim Turnamen Tanpa Ada Presiden

barcelona menang

Melihat barcelona menang pada sebuah pertandingan sepak bola tentunya sudah biasa terjadi, namun kali ini dengan pengorbanan jauh lebih besar. Saat baru mengawali turnamen Copa del Rey, Barca langsung dipastikan lolos pada 32 besar. Dikarenakan mereka berstatus sebagai juara dua pada La Liga musim lalu.

Pasukan Koeman patut diacungi jempol padahal mereka bertanding selama ini tanpa dipimpin langsung oleh presiden. Sebab Bartomeu dikecam telah merusak generasi emas Barcelona setelah sering di comeback saat bertemu tim besar lainnya. Tidak sedikit kekalahan yang diterima Blaugrana sehingga membuat sebagian besar penikmat sepak bola memprotesnya.

Skuat yang semestinya mampu menakuti musuh malah saat ini dinilai bikin taring Blaugrana tidak terlihat. Kursi jabatan paling atas, Bartomeu jelas juga tidak pandai merekrut punggawa lapangan hijau sehingga membuat kekompakan bermain semakin kurang. Padahal sejatinya masih banyak akademi La Masia yang bisa dipakai pemainnya.

Setiap pertandingan pada era emasnya, pasti melihat barcelona menang sangat biasa bahkan saat berlaga sudah pasti diprediksi menang. Berbeda pada dua tahun belakangan ini, di mana skuat masih mengalami pendalaman lebih lama. Untuk memperoleh kekompakan diprediksi bakal membutuhkan waktu selama 2 tahun ke depan.

Banyaknya orang menjagokan Barca era dulu mungkin sangat kaget jika melihat performanya sekarang. Tetapi seiring tahun berganti memang era emas juga berjalan dan pasti ada masa sebuah klub mengalami penurunan performa. Sejak dipegang oleh pelatih asal Belanda yaitu Koeman, perkembangan signifikan terjadi sampai membuahkan hasil.

Laga Pertama Barcelona Menang Berhasil Tumbangkan Cornella

barcelona menang

Berstatus sebagai runner up La Liga musim sebelumnya, sebuah klub mendapatkan keistimewaan yaitu bermain lebih lama dibandingkan lainnya. 16 besar adalah pertandingan pertama dari raksasa Catalan dan berhasil menumbangkan Cornella. Pada laga sebelumnya, Cornella sudah berhasil mengalahkan pemegang puncak saat ini yaitu Atletico dengan skor tipis.

Apesnya mereka langsung bertemu Barcelona setelah digadang-gadang dari awal berhasil menyabet trofi CDR karena paling realistis didapatkan. Berhasil menumbangkan Cornella dengan skor 2-0 mungkin itu belum memuaskan. Sebab pada awalnya Pjanic gagal mengeksekusi tendangan penalti yang mana itu menjadi peluang membuka harapan di awal permainan.

Walaupun barcelona menang, tetap saja bersikeras para punggawa tidak bisa dilupakan, hampir semua sektor bekerja sesuai arahan Koeman. Bukan sampai di sini saja, hambatan kedua terjadi setelah Dembele gagal menjadi eksekutor penalti pada akhir pertandingan. Dengan terpaksa kedua tim harus bermain secara ekstra time.

Sekelas Blaugrana harus bersabar dalam mengalahkan tim kecil seperti Cornella, itulah situasi yang terjadi saat ini. Memasuki waktu ekstra time, punggawa Catalan yaitu Dembele berhasil menebus kesalahan dengan membuat gol. Pertandingan hampir usai menit 120 striker Braithwaite juga berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan.

Momentum Bertemu Rayo Saat Pertandingan Putaran ke Kedua

barcelona menang

Perjalanan masih berlanjut, dengan memanfaatkan momentum tentu saja barcelona menang. Saat laga melawan Rayo ternyata diluar dugaan Blaugrana dibobol terlebih dahulu oleh Fran Garcia di menit 63. Kesulitan berlanjut sampai pada akhirnya enam menit kemudian pemain kelas dunia, Messi berhasil menyarangkan bola ke jala musuh.

Sepuluh menit kemudian gelandang muda Barca yaitu de Jong juga membantu menggandakan keunggulan menjadi 2-1. Itu comeback pertama dari El Blaugrana saat bermain turnamen Copa del Rey dengan bersusah payah. Padahal H2H sebelumnya saat bertemu Rayo selalu berhasil memenangkan pertandingan dengan skor cukup telak.

Lika-liku perjalanan belum usai sampai di sini sebab asuhan Ronald Koeman harus bertemu bersama tim underdog yaitu Granada. Laga berjalan seperti pada umumnya yaitu masih kesulitan sebab kerjasama antar lini masih saja kurang kompak. Dibuktikan dua gol bersarang ke gawang ter Stegen berkat kelalaian bek.

Meskipun sempat tertinggal 2-0, ternyata di akhir pertandingan barcelona menang juga setelah berhasil memanfaatkan peluang sisa menit akhir. Griezmann dan Alba akhirnya berhasil membobol jala musuh masing-masing ketika menit bermain hampir usai. Terpaksa lagi-lagi skuat Koeman harus menjalani babak ekstra time berakhir 3-5 untuk Barca.

Comeback dari Kekalahan Awal Bertemu Sevilla

barcelona menang

Mungkin saat anda sampai sekarang masih sering menonton Blaugrana, tentu saja gemas melihat permainan mereka. Dikarenakan kebanyakan gol lawan berasal dari kesalahan para pemain sendiri sehingga merugikan tim. Nah, memasuki semifinal klub raksasa Catalan pada leg pertama dikalahkan Sevilla dengan skor 2-0 tanpa balas.

Melihat hal ini ambisi barcelona menang seperti pertandingan sebelumnya hampir tidak mungkin terjadi lagi. Mengapa demikian? Sebab lawan Sevilla menjadi paling sulit bahkan mereka mempunyai kedalaman skuat yang baik dibandingkan Blaugrana. Namun Barcelona tidak menyerah begitu saja, pembalasan terjadi saat leg kedua tiba.

Berlaga di Camp Nou, markas raksasa tim asal Spanyol membuat semangat seluruh pemain menggebu-nggebu. Laga baru berjalan 12 menit pertama, Dembele berhasil menceploskan bola sangat indah ke gawang Sevilla. Namun penalti terjadi untuk Sevilla, herannya eksekutor tidak berhasil menjebol jala yang dijaga oleh ter Stegen.

Sempat putus harapan, akhirnya Pique mampu menyelamatkan Blaugrana dari kekalahan dan akhirnya memaksa ekstra time berjalan lagi. Braithwaite memanfaatkan umpan Alba berhasil menceploskan bola yang mengubah skor menjadi 3-0 buat Catalan. Sehingga hasil akhir memaksakan Sevilla harus berhenti dan Barca melaju ke final.

Baca Juga : 4 Daftar Negara Penghasil Atlet Basket Terbaik di Dunia

Melihat hasil akhir dari pertandingan Levante vs Bilbao, akhirnya Bilbao menyusul ke Final bersama Blaugrana. Tepatnya tanggal 17 April 2021 final digelar dan kita tunggu saja hasil terbaik untuk klub raksasa Spanyol. Apabila barcelona menang, tentunya ini menjadi prestasi terbaik karena tidak ada presiden.

Related posts
Sepak Bola

Berikut Deretan Kandidat Top Skor Liga Champions 2021

5 Mins read
Kasta tertinggi kompetisi anta klub Eropa sudah memasuki akhir dan deretan kandidat top skor Liga Champions 2021 sudah mulai terlihat. Persaingan menjadi…
Sepak Bola

Berikut Kandidat Kuat Final Liga Champions 2021

5 Mins read
Liga Champions sudah memasuki fase akhir dengan memperlihatkan kandidat kuat final Liga Champions. Persaingan akan sangat sengit mengingat ada 4 tim besar…
Edukasi OlahragaSepak Bola

Bermain Sepakbola Saat Puasa Apakah Bisa? Ini Tipsnya

5 Mins read
Meskipun di Bulan Ramadhan, ternyata masih banyak orang yang bermain sepakbola saat puasa. Hal tersebut memang tidak salah. Namun, beberapa orang tidak…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *