Esport

Mengenal Onic Esports, Sang Landak Kuning Jawara MPL S3

5 Mins read

Para penggemar esports Mobile Legends, tentu sudah tidak asing lagi dengan Onic esports. Tim esports yang didirikan pada tahun 2018 ini, telah berhasil menyabet gelar juara pada musim MPL S3. Sebuah hasil membanggakan bagi tim yang baru terbentuk.

Nama Onic mungkin tidak asing di kalangan penggemar olahraga game mobile ini. Namun, masih banyak pemain Mobile Legends yang tidak dikenalnya. Sebab kebanyakan pemain hanya tahu memainkan gamenya tanpa mengikuti season turnamen.

Baca Juga : Beberapa Manfaat Berolahraga Saat Puasa Perlu Diketahui

Di Indonesia saat ini pemain Mobile Legends Bang Bang atau disingkat MLBB, jumlahnya sangatlah banyak. Mulai dari bocah SD hingga orang dewasa memainkannya. Salah satu pemicunya adalah game play seru dan menyenangkan.

Untuk Anda yang selama ini hanya mengenal atau memainkan MLBB saja, tidak ada salahnya mulai mengenal turnamen MPL dan tim-tim di dalamnya. Sebab dari menonton keseruan tim jawara berlaga, Anda bisa mempelajari teknik baru dalam bermain.

Salah satu tim yang bisa Anda perhatikan adalah Onic. Tim ini memiliki julukan Landak Kuning, karena jersey mereka berwarna kuning dan logo tim bergambar landak. Kali ini, kami akan berbagi informasi mengenai tim Onic, sang jawara MPL S3.

Apakah Esports Termasuk Olahraga?

onic esports

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai Onic esports dan sosok-sosok pemain di dalamnya, kami akan memperkenalkan Anda kepada esports terlebih dahulu. Mengenal basicnya akan mempermudah Anda saat menyaksikan pertandingan turnamen MPL.

Banyak orang yang masih bingung apakah esports termasuk olahraga atau tidak. Sebab permainan ini tidak membutuhkan gerak tubuh seperti pada olahraga umumnya. Hanya menggunakan kelincahan jemari dan kemampuan memerhatikan permainan dengan baik.

Sebenarnya, esports sama seperti catur, termasuk dalam golongan olahraga meskipun tidak menggunakan anggota tubuh untuk melakukan berbagai gerakan. Berikut fakta menarik dari esports:

  1. Diakui di Indonesia selama pandemi sebagai salah satu cabang olahraga kognisi bersama catur dan counter bridge. Tepatnya esports diakui setelah Rakernas KONI Pusat 2020 dan membentuk Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI).
  2. Tidak sama dengan gaming, karena esports bukanlah kegiatan melepas penat setelah bekerja atau dari tumpukan tugas sekolah. Melainkan para pemainnya mengikuti pelatihan profesional mulai dari kebugaran hingga skill.
  3. Ada berbagai istilah dalam jenis olah raga ini seperti GLHF, BO, Meta, EZ, IMBA, dan lain sebagainya.
  4. Pernah pecahkan rekor MURI. Evos salah satu tim esports pernah mengadakan kompetisi esports dengan jumlah peserta terbanyak yaitu 77.760 tim.

Fakta Menarik Sang Landak Kuning, Onic Esports

onic esports

Terus meningkatnya peminat permainan MLBB merupakan hal yang tidak aneh lagi. Sebab permainan mobile satu ini memang memiliki berbagai keunggulan sehingga mengundang para pemain baru mencobanya.

Bahkan mereka yang sempat vakum mulai kembali memainkan MLBB di waktu senggang. Apalagi di masa-masa pandemi dua tahun terakhir yang membuat orang mencari berbagai kegiatan menyenangkan dan bisa dilakukan di rumah.

Membicarakan MLBB, tentu tidak akan lepas dari turnamen MPL yang saat ini telah memasuki season ke 7. Ada banyak tim dalam turnamen satu ini, salah satunya adalah onic esports. Onic bukanlah nama asing di kalangan pecinta esport karena konsistensinya mengikuti turnamen.

Bukan hanya konsisten, tapi juga pernah mendapatkan gelar juara dan menjadi salah satu tim terkuat dalam turnamen. Nah, untuk Anda yang masih asing dengan Onic, sang landak kuning, kami punya beberapa fakta menarik mengenai tim satu ini:

onic esports

  1. Pertama Dibentuk Tahun 2018

Onic esports merupakan sebuah tim esports yang pertama kali dibentuk pada tahun 2018. Tim ini berdiri secara profesional dan penuh keyakinan untuk mengelola bakat terbaik anak negeri sehingga dapat bersinar di kancah internasional.

Sejak berdiri Onic esports telah menjadi salah satu tim terbaik di tanah air dengan membawa pemain-pemain mudah bertalenta dan mengikuti berbagai turnamen. Bahkan telah menghasilkan berbagai gelar juara.

Meskipun baru berdiri sekitar 3 tahun, tapi sudah banyak prestasi yang ditorehkan oleh tim yang saat ini memiliki 8 orang anggota ini. Di antaranya adalah menjuarai Gamely Tournament dan selalu konsistem menjadi tim teratas dalam MPL.

Mengalami masa pasang surut bukanlah sesuatu yang aneh lagi. Namun, onic esports tetap berusaha untuk bangkit dan mendapatkan kembali kekuatannya. Hal ini terbukti dengan kebangkitan di MPL S6 dan kesiapan mereka memasuki S7.

  1. Jadi Juara di 2019

Onic esports telah merasakan gelar juara MPL S3 di tahun 2018. Saat itu adalah musim kedua Onic di turnamen terbesar MLBB tersebut yang membuat Onic tampil lebih mantap dengan jejeran roster pilihan terbaik.

Debut panas Lord Udil dan kawan-kawan pada musim tersebut telah mematahkan kutukan Reguler Season MPL. Di mana sejak musim pertama tidak ada juara Reguler Season masuk ke final.

Onic menempati puncak klasemen Reguler Season saat itu dan berhasil meraih gelar juara MPL S3. Hal inilah yang membuat tim satu ini tidak lagi dianggap sebelah mata dan menjadi salah satu terkuat di jajaran tim papan atas.

Mejuarai Season 3 yang diadakan 16 Februari hingga 31 Maret 2019 merupakan sejarah tersendiri bagi Onic, sebab pada saat itu MPL diadakan dengan peserta terbanyak. Ada 12 tim yang berlaga saat itu.

Bisa dikatakan bahwa Onic esports telah menjadi juara dengan mengalahkan 11 tim lainnya. Bahkan menjadikan Louvre Esports sebagai runner up saja. Penampilan gemilang di kali kedua tampil di turnamen memang tidak bisa dianggap prestasi remeh.

  1. Logo Landak dan Jersey Kuning

Onic esports memiliki keunikan tersendiri dengan memiliki logo tim bergambar landak. Hewan kecil yang memiliki duri tajam ini menjadi ikon khas dari tim tersebut hingga saat ini. Bahkan orang-orang menyebut Onic dengan panggilan Landak Kuning.

Kuning juga warna yang identik dengan Onic karena beberapa kali menggunakannya dalam kejuaraan. Bahkan di musim MPL terbaru, jersey kuning menyala dengan logo landak di bagian dada kanan menjadi jersey utama dari tim ini.

Jersey yang mentereng dengan logo tidak biasa memang menjadikan Onic sangat berbeda dengan tim lainnya. Satu hal yang menarik, jersey kuning ini dianggap akan membawa keberuntungan bagi Onic dan membawa mereka menjuarai season 7 dari MPL.

  1. Latihan Mirip Wajib Militer

Siapa bilang menjadi pemain esport tidak membutuhkan latihan ketat? Atau hanya latihan sambil duduk dan memegang ponsel pintar saja? Latihan yang diberikan kepada para pemain Onic.

Bukan hanya latihan bermain saja, para anggota juga harus memiliki fisik yang baik sehingga diberikan latihan fisik. Memiliki kondisi fisik prima akan memberikan para anggota Onic esports ketahanan menghadapi pertandingan dalam turnamen.

Tidak tanggung-tanggung, jadwal latihan yang dibebankan kepada para anggota adalah sebanyak 12 jam. Dimulai pada jam 11 siang hingga 11 malam dengan jeda 1-2 jam. Jadi, terbayang bukan bagaimana kesulitan menjadi atlet esport?

Dalam latihan para anggota akan diberikan kesempatan untuk meningkatkan skill bermain mereka dengan mencoba berbagai strategi tim. Persiapan berbagai strategi ini akan memudahkan Onic menghadapi tim lainnya di dalam pertandingan.

Terutama karena ada 8 orang pemain, ada berbagai macam strategi yang dapat digunakan. Mengingat setiap anggota juga memiliki keahlian menggunakan hero tertentu, maka akan sangat tergantung pada penggunaan strategi.

  1. Para Kage Sebutan Anggota Tim Onic Esports

Onic esports memiliki 8 pemain saat ini, yaitu Sasa, Drian, Hiboy, Butsss, Maipan, Sanz, Arsy, dan CW. Ke delapan pemain ini disebut para kage. Para Kage merupakan sebutan untuk para pemain Onic sejak pertama kali debut di MPL.

Meskipun kini tidak bermain dengan tim awal mereka dan telah ditinggal oleh dua orang pemain setelah season 6, tapi sebutan tersebut tetap bertahan dan menjadi salah satu ciri khas dari Onic.

Untuk mendapatkan anggota utama tim, Landak Kuning punya cara khusus, yaitu memiliki tim scaling di turnamen-turnamen kecil untuk melihat pemain berpotensi. Bukan hanya melihat dari skill saja, tapi juga bagaimana semangat dan mentalitas juga.

Oleh sebab itu, beberapa anggota Landak Kuning tidak berasal dari Jakarta saja, melainkan juga dari berbagai daerah lain. Selain memberikan latihan, manajemen juga mengurus izin dari orang tua dan fasilitas memadai bagi pemain.

Perjalanan Onic mulai dari debut hingga saat ini tidaklah mudah. Tidak hanya menghadapi lawan di turnamen, juga harus menghadapi konflik internal. Bahkan hingga menyebabkan pemain hengkang karena hal tersebut.

Baca Juga : Berikut Kandidat Kuat Final Liga Champions 2021

Namun, berbagai kesulitan justru membuat tim ini semakin solid. Setelah kembali bangkit di MPL S6, saat ini penggemar setia esports MLBB tengah menanti apakah onic esports dapat menjuarai MPL S7 atau justru tumbang di tangan tim lain.

Related posts
Esport

Cara Bermain FIFA Online 4 Termudah Lewat PC atau Laptop!

5 Mins read
Meskipun sekarang sudah banyak game beredar, namun banyak orang belum paham cara bermain fifa online 4. Mengingat dunia sepak bola semakin digemari…
Esport

Daftar Aplikasi Penunjang Cheat Mobile Legends di HP Android

5 Mins read
Untuk dapat menggunakan cheat Mobile Legends di HP android, maka para pemain harus mendownload dan menginstall aplikasi khusus. Sebab, cheat tersebut tidak…
Esport

Belajar Cheat Mobile Legends, 100% Berhasil dan Anti Banned

5 Mins read
Adanya cheat Mobile Legends ini memang cukup membantu para pemain, khususnya bagi pemula agar tidak mendapatkan predikat sebagai player noob. Player noob…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *