Edukasi Olahraga

5 Teknik Dasar Renang yang Wajib Diketahui Pemula dan Manfaatnya

4 Mins read

5 Teknik Dasar Renang yang Wajib Diketahui Pemula dan Manfaatnya – WHO menyebutkan bahwa dalam setiap 100.000 jiwa, terjadi 3,3 kasus tenggelam yang fatal pada tahun 2016 di Indonesia. Bangladesh yang memiliki rasio kasus lebih tinggi bahkan menerapkan kebijakan baru. Negara tersebut mewajibkan anak usia sekolah untuk mempelajari teknik dasar renang. Kebijakan ini diharapkan mampu menurunkan jumlah kasus.

Baca Juga : 5 Peraturan Sepak Bola yang Utama dan Pelanggarannya

Rendahnya Teknik Dasar Renang umumnya dijumpai pada masyarakat Asia karena faktor-faktor tertentu. Salah satunya, keterampilan ini tidak dianggap sebagai keterampilan yang wajib dikuasai sejak belia. Akibatnya, penduduk negara-negara di regional tersebut cenderung tidak dapat melakukan aktivitas ini. Tetapi tidak ada kata terlambat untuk memulai latihan renang.

5 Teknik Dasar yang Harus Diketahui Perenang Pemula

Banyak yang berpikir bahwa renang adalah olahraga yang sulit dan bahkan menakutkan, apalagi ketika melihat orang yang piawai melakukannya. Namun, semua perenang memulai dari teknik dasar renang dahulu sebelum mencapai tahap itu. Daftar berikut merangkum teknik-teknik dasar yang wajib dipelajari setiap perenang pemula:

1. Teknik Bernapas

Teknik Dasar Renang

Di antara berbagai macam Teknik Dasar Renang yang harus didalami oleh pemula, bernapas merupakan teknik yang paling fundamental. Pernapasan seseorang di dalam air berdampak signifikan terhadap performanya saat berenang. Pernapasan yang baik akan membantu seseorang untuk menjaga keseimbangan dengan lebih baik dalam air. Efisiensi saat berenang juga dipengaruhi oleh teknik bernapas.

Hal penting lain yang membuat bernafas dikategorikan sebagai teknik yang mendasar adalah mengurangi ketegangan tubuh. Tekanan di dalam air dapat menimbulkan kecemasan atau rasa takut akan tenggelam. Perasaan tersebut dapat menghambat perenang untuk mempraktikkan keterampilannya. Ketika perenang mampu bernapas dengan baik, tubuh akan menjadi lebih rileks.

Guna melatih teknik ini, ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh perenang. Pertama, perenang dapat membiasakan diri untuk menghembuskan nafas di dalam air dengan tenang. Cara ini nantinya perlu diiringi dengan latihan untuk menarik nafas dengan efisien. Perenang juga sebaiknya melatih kapasitas paru-paru dengan memasukkan kepala di dalam air.

2. Teknik Menendang

Teknik Dasar Renang

Teknik dasar renang yang harus dipelajari berikutnya adalah menendang. Gerakan kaki merupakan aspek penting dalam olahraga renang. Tendangan di dalam air memberikan kontribusi terhadap stabilitas tubuh. Posisi tubuh yang stabil membuat seorang perenang dapat melakukan berbagai macam hal. Selain itu, stabilitas tubuh di dalam air juga mengurangi risiko tenggelam.

Perenang yang menguasai teknik ini dapat bergerak dengan lebih efisien. Sebagai contoh, atlet renang kompetitif dapat berenang dengan kecepatan hingga 1,28 meter per detik karena penekanan terhadap teknik menendang. Atlet triathlon hanya bisa mencapai 0,87 meter per detik karena tidak ada fokus akan teknik menendang dalam triathlon.

Berlari merupakan salah satu latihan yang disarankan untuk melatih teknik menendang perenang. Seorang perenang juga akan disarankan untuk berlatih menggunakan kickboard atau bahkan dinding kolam untuk melatih otot tumitnya. Membenahi cara menendang di air dengan memfokuskan momentum pada area pinggang juga merupakan strategi lain yang bisa diterapkan.

3. Teknik Mengambang di Air

Teknik Dasar Renang

Kemampuan mengambang di air merupakan teknik dasar renang yang juga wajib dipahami pemula. Teknik ini terkait dengan keselamatan di dalam air. Perenang harus mampu mempertahankan anggota tubuh yang esensial di atas permukaan air untuk tetap bernafas. Selain itu, mengambang juga mencegah kelelahan yang menjadi salah satu penyebab tenggelam.

Ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap posisi mengambang individu di air. Massa jenis air merupakan salah satu faktor. Perenang akan lebih mudah mengambang saat berenang di air laut dibandingkan di air tawar. Berat badan dan volume otot perenang juga mempengaruhi kemampuannya untuk mengambang di air.

Meskipun faktor lain berpengaruh, teknik ini merupakan sesuatu yang dapat dipelajari. Pemula dapat belajar untuk mempertahankan keseimbangan dengan memposisikan tubuh tengkurap di dalam air dan kondisi kepala hingga kaki sejajar. Latihan mengambang lainnya adalah terlentang di atas air dan kedua lengan terlentang. Tubuh pun akan belajar untuk menjaga keseimbangan.

4. Teknik Mengayuh

Teknik Dasar Renang

Dalam renang, bagian bawah tubuh bertanggung jawab untuk memberikan momentum agar tubuh mampu bergerak di air. Tendangan tersebut harus dikombinasikan dengan gerakan bagian atas tubuh. Gerakan porsi atas tubuh ini disebut sebagai kayuhan. Kayuhan seseorang melibatkan posisi serta penekanan pada bagian tubuh tertentu.

Terdapat beberapa gerakan mengayuh dasar yang wajib dipelajari oleh Teknik Dasar Renang merupakan gerakan mengayuh yang paling dasar. Dalam gerakan ini, posisi tubuh menelungkup dan lengan dalam kondisi lurus dan digerakkan bergantian. Perenang menarik nafas dengan memiringkan kepala ke samping.

Gerakan dasar mengayuh yang kedua adalah breaststroke. Sesuai dengan namanya, gerakan ini menekankan pentingnya peran otot dada dalam mengarahkan gerak tubuh di air. Kedua lengan dalam posisi lurus dan melakukan gerakan memutar di depan tubuh. Otot dada digunakan untuk mendorong bagian atas tubuh di atas air untuk menarik nafas.

5. Koordinasi Anggota Tubuh

Teknik Dasar Renang

Terakhir, seorang perenang pemula harus mempelajari koordinasi seluruh anggota tubuh di dalam air. Renang merupakan olahraga yang melibatkan seluruh sistem di dalam tubuh. Seorang perenang harus mampu menggerakkan berbagai otot tubuh agar dapat mengambang dan bergerak di dalam air. Gerakan otot harus terjadi secara berkesinambungan.

Dampak negatif bisa terjadi ketika seseorang tidak menguasai teknik dasar renang ini. Kayuhan perenang di dalam air menjadi tidak efisien jika tidak mampu mengkoordinasikan gerak kaki dan tangan. Akibatnya, perenang mengalami kelelahan dan risiko tenggelam menjadi semakin besar. Karenanya, latihan koordinasi tubuh harus dilakukan secara teratur.

Contoh latihan yang disarankan untuk melatih koordinasi otot adalah catch up. Latihan dimulai dengan memegang pelampung di depan tubuh dengan kedua tangan sambil menendang dengan gerakan front crawl. Orang tersebut harus menggunakan kedua lengan secara bergantian sembari menendang. Latihan ini membiasakan otak dan otot untuk bekerja bersamaan.

Manfaat Menguasai Teknik Dasar Renang

Selain digunakan untuk melindungi diri di situasi darurat, berenang memiliki beberapa manfaat lain bagi tubuh. Berenang disebut mampu membakar kalori dengan efektif dan cepat. Orang-orang yang ingin menurunkan berat badan dapat berenang dengan teratur dan melihat perubahan dalam tubuh mereka dengan cepat.

Manfaat lainnya adalah mengatasi permasalahan kesehatan terutama yang terkait dengan otot. Berenang disebut sebagai metode terapi yang efektif untuk orang yang mengalami sakit pinggang dan artritis. Penderita asma juga melaporkan bahwa berenang membantu mereka mengurangi episode asma secara signifikan. Berenang juga dapat membantu pola tidur individu.

Manfaat-manfaat tersebut tidak hanya didapatkan oleh orang yang ahli dalam berenang. Bahkan, menguasai teknik dasar renang saja sudah cukup untuk memperoleh manfaat kesehatan tersebut asalkan dipraktikkan secara teratur. Setidaknya, dengan menguasai keterampilan dasar renang, seseorang dapat melakukan kegiatan ini untuk tujuan rekreasional.

Baca Juga : Jadwal Liga Inggris 2021 dan Chanel Nonton Terbaik

Seorang perenang yang ingin mencoba berenang secara kompetitif pun harus menguasai dasar-dasar tersebut. Tanpa membangun fondasi keterampilan yang kuat, akan sulit bagi perenang untuk berkembang. Sebagai contoh, jika seorang atlet tidak mampu mengkoordinasikan anggota tubuh dengan efisien, maka atlet itu akan kesulitan mengarungi track.

Renang merupakan sebuah cabang olahraga yang dapat dipraktikkan di dalam kehidupan sehari-hari. Selain untuk perlindungan diri, banyak manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari olahraga ini. Menguasai teknik dasar renang wajib hukumnya bagi semua pemula, bahkan meskipun tujuannya bukan untuk kompetisi.

Related posts
Edukasi Olahraga

Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan Wajib Anda Coba!

5 Mins read
Kebanyakan orang memiliki masalah dengan bentuk tubuhnya, oleh karena itu olahraga untuk menurunkan berat badan kini sangat populer. Bukan hanya kaum wanita…
BasketEdukasi Olahraga

Berikut Manfaat Bermain Basket Bagi Tubuh dan Kesehatan

5 Mins read
Manfaat bermain basket bagi tubuh sebenarnya ada banyak sekali. Namun, biasanya orang hanya melihat manfaatnya hanya untuk melatih kebugaran saja. Padahal masih…
BasketEdukasi Olahraga

Tips Bermain Basket Saat Puasa Supaya Tidak Kelelahan

5 Mins read
Bermain basket saat puasa memang sangat menyenangkan. Selain karena ada waktu yang terisi, namun juga ada hiburan tersendiri. Bahkan, olahraga tersebut dijadikan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *