Edukasi Olahraga

Pentingnya Gerakan Olahraga Saat Puasa dan Contohnya

5 Mins read

Supaya tetap bugar, maka lakukan gerakan olahraga saat puasa dengan benar. Karena bila hanya bermalas-malasan itu hanya akan membuat tubuh terasa lemas. Produktifitas bisa menurun jika hal ini menjadi kebiasaan yang tidak segera diubah.

Baca Juga : Jenis Pukulan Tenis Meja Lengkap dengan Cara Melakukannya

Meski tidak diperbolehkan makan dan minum dalam beberapa jam, tidak berarti Anda harus menghemat energi dengan tidak melakukan apa-apa. Sedikit beraktivitas fisik tidak akan mempercepat rasa lapar atau haus. Justru itu bisa membuat lebih sehat.

Sebaliknya, Anda akan mendapatkan banyak manfaat karena melakukan aktivitas tersebut. Namun sebaiknya hal tersebut perlu dibatasi, tidak seperti hari-hari biasa dalam berolahraga di hari puasa. Porsi gerakan fisik harus seimbang agar kuat puasa sampai seharian.

Pentingnya Olahraga selama Bulan Puasa

Gerakan olahraga saat puasa tetap harus dilakukan karena penting sekali demi menjaga kebugaran tubuh. Jika Anda sebelumnya sudah rutin berolahraga kemudian absen karena alasan sedang berpuasa, biasanya dampaknya adalah tubuh menjadi kurang bersemangat lagi.

Sementara itu bila melakukan kegiatan fisik secara terukur akan membuat badan menjadi terbiasa bekerja. Otot-otot jadi lebih fleksibel tidak mudah kaku atau kram ketika digunakan, baik pada saat normal maupun kondisi sedang berpuasa.

Tetap bergerak aktif akan mengalihkan keinginan untuk makan dan minum. Jadi Anda tidak akan cepat merasa haus atau lapar. Jika tidak melakukan apa-apa selama seharian, Anda akan terdorong untuk ngemil dan menjadi lemas karena lapar.

Berbeda lagi bila Anda tetap melakukan aktivitas fisik, tubuh akan menyesuaikan dengan asupan makanan yang dikonsumsi. Sehingga tubuh tidak cepat menagih agar diisi ulang. Jadi perut menjadi tidak cepat lapar karena mulai beradaptasi.

Puasa adalah kesempatan terbaik menurunkan berat badan menjadi ideal sekaligus mengurangi lemak. Momen ini paling pas untuk Anda yang sedang menjalani diet, hasilnya jadi lebih cepat. Karena selain berolahraga juga dapat mengontrol makan dengan baik.

Maka dari itu, usahakan tetap melakukan gerakan olahraga saat puasa yang tepat agar tetap fokus. Tidak terasa begah pada saat bekerja akibat makan sahur yang kebanyakan. Anda juga terbiasa untuk tidak cepat mengantuk saat bekerja.

Kalori yang masuk tubuh menjadi lebih sedikit, karena umumnya hanya makan besar 2x sehari. Jadi tubuh lebih mudah membakar kalori yang tersisa. Dalam hal ini, tidak perlu melakukan gerakan terlalu berat untuk menurunkan lemak tubuh.

Dengan tetap berolahraga secara teratur, Anda tidak perlu khawatir berat badannya naik akibat sering mengkonsumsi makanan manis. Kenaikan setelah lebaran tidak akan terjadi secara signifikan karena dapat dinetralisir dengan baik berkat olahraga secara rutin.

Waktu Paling Tepat untuk Berolahraga

Gerakan olahraga saat puasa tetap dilakukan namun dengan waktu yang diatur. Pada dasarnya tidak ada batasan khusus. Selama Anda yakin tubuh prima, olahraga bisa dilakukan setiap saat.

Namun jika Anda masih ragu, sebaiknya batasi waktu olahraga di pagi hari dan sore. Pagi setelah sholat Subuh, sediakan waktu 30 menit. Banyak pakar menganjurkan untuk tidak tidur setelah subuh.

Dengan berolahraga Anda tidak ada kesempatan tidur. Sehingga pagi hari ketika harus memulai rutinitas kerja tidak malas dan lemas. Waktu Anda jadi lebih efisien dan bermanfaat.

Jeda waktu antara makan sahur dengan sholat subuh sudah cukup untuk mengurangi begah. Sehingga pada saat Anda mulai berolahraga tetap merasa nyaman, ringan. Tubuh masih dalam kondisi prima untuk bergerak.

Kesempatan ini bisa Anda gunakan untuk membakar kalori dari makanan sahur. Tidak perlu khawatir jika menu sahur terlalu manis atau berlemak. Selama diimbangi dengan gerakan olahraga saat puasa yang teratur setelahnya.

Sore hari juga merupakan saat paling tepat untuk berolahraga. Manfaatkan 30 menit hingga 60 menit sebelum berbuka puasa untuk melakukan olah fisik. Anda akan mendapatkan banyak manfaat.

Waktu menunggu buka jadi lebih menyenangkan dan bermanfaat. Pada saat berbuka tiba, Anda tidak akan memiliki keinginan untuk langsung makan banyak. Ini sangat baik untuk kesehatan pencernaan.

Pagi dan sore baik untuk melakukan aktivitas di luar ruangan. Tidak terlalu terik, sehingga meminimalisir cairan keluar dari tubuh. Olahraga di dua waktu ini lebih efektif tanpa menyebabkan cepat lelah.

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan sebelum Berolahraga

gerakan olahraga saat puasa

Baik pada hari biasa atau selama bulan Ramadhan, Anda tetap perlu mempersiapkan segala sesuatu sebelum olahraga. Jangan asal, langsung melakukan gerakan olahraga saat puasa demi mendapatkan kebugaran. Manfaatnya akan lebih maksimal jika diperhitungkan sebelumnya.

Pertama, buat rencana waktu. Terutama pada hari pertama dan awal puasa, Anda akan butuh adaptasi. Sehingga tidak menyebabkan cepat dehidrasi, lelah atau cedera serta terhindar dari keinginan membatalkan puasa.

Rencanakan jenis olahraga yang akan dilakukan selama satu bulan itu. Jika merupakan permainan, Anda tentu butuh beberapa perlengkapan pendukung. Anda juga perlu partner, ajak teman jauh-jauh hari sebagai persiapan.

Selama bulan Ramadhan, tentu waktu tidur Anda berkurang. Padahal untuk tetap bisa melakukan aktivitas fisik Anda harus cukup tidur. Perhatikan hal ini sebagai perencanaan sebelum olahraga.

Faktor jam istirahat yang berkurang tersebut bisa menjadi acuan untuk menentukan jenis olahraga. Selain itu bisa menentukan durasi karena tentu berbeda dari hari biasa. Jadi bisa maksimal mendapatkan manfaat bugar.

Ingat tujuan berolahraga. Karena dilakukan pada saat bulan Ramadhan, sebaiknya tidak terlalu memaksa. Olahraga untuk menjaga kebugaran, bukan untuk membentuk otot dan sebagainya sehingga tidak terbebani.

Paling penting agar saat berolahraga itu bisa memberikan manfaat bagi tubuh adalah cek kesehatan. Ini akan membantu Anda membuat rencana sehingga tidak ada efek samping.

Gerakan Olahraga saat Puasa untuk Dewasa

gerakan olahraga saat puasa

Tidak semua jenis olahraga dianjurkan untuk dilakukan selama berpuasa. Anda harus memilih jenis paling sesuai dan tidak memaksa tubuh. Perhatikan rekomendasi gerakan olahraga saat puasa yang tepat berikut ini.

  1. Jalan Cepat

Jalan cepat paling mudah dan ringan untuk dilakukan. Paling direkomendasikan untuk mengawali rencana olahraga Anda di awal puasa. Tubuh bugar namun tidak terlalu kelelahan setelahnya.

  1. Jogging

Sedikit lebih berat dibanding jalan cepat, jogging merupakan olahraga sejuta umat. Aman, murah bisa dilakukan kapan saja. Anda bisa melakukannya gerakan olahraga saat puasa pada pagi hari atau sore menjelang berbuka dengan pemanasan terlebih dulu.

  1. Angkat Beban Ringan

Punya barbell di rumah? Alat ini bisa digunakannya setiap hari selama 30 menit untuk olahraga yang paling praktis namun bermanfaat. Tidak perlu keluar rumah, bisa memanfaatkan teras untuk sekedar persiapan.

  1. Yoga

Gerakan satu ini Anda lakukan di semua area rumah. Aktivitas ini murah cukup menyiapkan matras yoga, musik lembut dan video tutorial. Yoga merupakan gerakan olahraga saat puasa yang paling direkomendasikan.

  1. Bersepeda

Bersepeda bukan hanya olahraga tetapi juga aktivitas menyenangkan. Anda bisa menunggu waktu berbuka dengan mengelilingi area kompleks atau taman kota. Selain sehat, juga menyenangkan karena banyak pemandangan khas Ramadhan.

  1. Pilates

Serupa dengan Yoga, Anda bisa melakukan gerakan olahraga saat puasa di dalam rumah atau studio khusus. Lebih menyenangkan karena tidak memerlukan banyak gerakan berat. Anda juga bisa sekaligus menghabiskan waktu bersama komunitas.

  1. Tenis Meja dan Catur

Permainan merupakan aktivitas yang membantu menjaga fokus sekaligus menyenangkan. Bisa dilakukan untuk menunggu waktu berbuka tiba. Menghabiskan waktu bersama teman dalam hal positif seperti ini tentu lebih bermanfaat.

Gerakan Olahraga saat Puasa untuk Anak-anak

gerakan olahraga saat puasa

Tidak hanya orang dewasa saja yang wajib puasa, anak-anak juga perlu diajarkan untuk melakukannya. Biasanya akan sulit meminta anak untuk tidak makan dan minum dalam rentang waktu tertentu.

Maka dari itu solusinya adalah dengan mengajak mereka berolahraga. Karena olahraga bisa membantu mengalihkan keinginan makan dan minum. Dengan begitu mereka bisa lebih kuat menjalani ibadah puasa.

Terlebih sekarang ini ada banyak tipe olahraga yang bisa diajarkan kepada anak. Selain untuk melatih mereka bergerak aktif, olahraga juga berguna untuk menjaga kebugaran mereka sepanjang hari.

Jalan santai, adalah gerakan paling mudah untuk diajarkan. Ajak anak yang sedang berlatih puasa untuk berjalan santai selama 15 sampai 25 menit. Bisa pagi atau sore menjelang berbuka.

Inline Skate, bukan hanya berolahraga aktivitas ini juga merupakan permainan untuk anak-anak. Tanpa sadar mereka sudah bergerak aktif melatih otot-otot tubuh dengan kegiatan yang disukai.

Baca Juga :  Peraturan Tenis Meja yang Penting Dipelajari Pemula

Bersepeda santai juga menjadi pilihan paling ideal. Anak kecil biasanya suka aktivitas ini bersama teman-temannya. Gerakan olahraga saat puasa ini cukup menyenangkan jika dilakukan beramai-ramai.

Related posts
Edukasi Olahraga

Gaya Dalam Lompat Jauh Serta Manfaat Untuk Kesehatan

5 Mins read
Gaya dalam lompat jauh bermacam-macam dan biasanya olahraga atletik ini masuk ke dalam cabang perlombaan. Bahkan di beberapa negara, lompat jauh sudah…
Sepak BolaEdukasi Olahraga

Latihan Bermain Sepakbola Untuk Meningkatkan Kemampuan

5 Mins read
Latihan bermain sepakbola sebenarnya menjadi hal yang mudah. Sepakbola merupakan salah satu olahraga sederhana dan dimainkan dengan cara yang sederhana. Meskipun menjadi…
Edukasi Olahraga

Kombinasi Diet dan Olahraga yang Efektif Untuk Dilakukan

5 Mins read
Kombinasi diet dan olahraga sebenarnya menjadi salah satu kunci agar bisa memperoleh bobot tubuh yang ideal. Menjadi bagian dari masyarakat modern seperti…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *