Bela DiriEdukasi Olahraga

Teknik Dasar Pencak Silat, Ketahui Semua Jenisnya Sekarang!

5 Mins read

Banyak yang ingin mengetahui teknik dasar pencak silat mengingat olahraga bela diri kini semakin digemari oleh masyarakat luas. Bagi orang awam, mungkin mengira pencak silat berasal dari negara lain.

Namun hal itu salah, mengingat dunia bela diri berasal dari negeri kita tercinta yaitu Indonesia. Sebagian besar masyarakat pasti telah mengenal ini sejak lama, tetapi ada juga orang kurang paham.

Baca Juga : Manfaat Olahraga di Rumah Selama Bulan Suci Ramadhan

Silat merupakan salah satu seni bela diri paling populer di wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia, Brunei, Filipina, serta Thailand. Berasal dari dua kata, pencak berarti gerakan dasar mengikuti peraturan.

Kemudian silat memiliki arti bela diri paling sempurna karena berasal dari kerohanian masing-masing orang. Meskipun begitu seiring berjalannya waktu terdapat perbedaan yang sekarang unsur seni gerakan memang ditonjolkan.

Atau bisa disebut juga bertarung menggunakan gerakan indah yang terkait dalam aturan tidak boleh salah. Lalu keindahan inilah sebagai alasan meningkatkan daya tarik masyarakat menonton, dikarenakan muncul setiap pertarungan dimulai.

Apabila Anda ingin mempelajari ilmu atau dasar-dasar dari membela diri ini, jangan khawatir sebab kami akan membantu menjelaskannya. Langsung saja ikuti pembahasan berikut dan cobalah menerapkan setiap ilmu baru.

Teknik Dasar Pencak Silat Sebagai Bela Diri Asli Indonesia

Seni dalam bela diri ini telah diakui oleh dunia, sampai Indonesia mulai dikenal namanya di kancah negara asing. Sejak penemuan langsung dijadikan sebagai olahraga paling sering dipertarungkan namun belum resmi.

Mengingat ada filosofi bagus dari kegiatan pencak silat yaitu membela diri sendiri dan mempertahankan integritasnya. Hal ini demi mengamankan lingkungan hidup sekitar supaya mampu mewujudkan keselarasan hidup dengan meningkatkan iman.

Sebelum memasuki ke dalam beberapa teknik dasarnya, tentu ada berbagai istilah berbeda dari masing-masing provinsi. Misalkan memiliki tempat tinggal di Sumbar, maka silat biasa dikenal juga sebagai silek dan gayuang.

Berpindah ke negara tetangga, Malaysia mengenal seni ini sebagai bersilat yang masih mirip dengan istilah masyarakat dari Indonesia. Memasuki provinsi Jabar, maka akan mendengar Penca maupun Maempok sebagai kata terkenalnya.

Kalau di daerah Jawa mulai bagian Jateng, Jatim, hingga Yogyakarta tentunya paling populer dengan sebutan kata pencak. Makanya kebanyakan orang berbahasa jawa mengenal bela diri tersebut sebagai pencak silat.

Belum masuk pembahasan seputar teknik dasar pencak silat, dari Madura biasa dikenal dengan Mancak, serta Bali mengenalnya Encak. Sebenarnya bela diri tersebut sudah ditemukan sejak zaman penjajahan dan kerajaan.

Usia yang telah lama bagi warga negara Indonesia sudah seharusnya paham akan beragam jenis gerakan sesuai aturan. Untuk mengetahui secara lengkap, berikut adalah penjelasan ilmu dasarnya dijamin mudah dipahami.

Teknik yang Wajib Dikuasai Ketika Mau Menjadi Petarung Pro

teknik dasar pencak silat

Bukan hanya untuk bertarung dalam kompetisi maupun kejuaraan apapun, tetapi bela diri juga sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari. Dikarenakan Anda bisa menjaga diri dari bahaya dunia luar yang bisa terjadi.

Pertama, pelajari dulu sikap dasar dari pencak karena ini paling penting untuk memuluskan pergerakan secara benar. Sikap berlangsung statis, sehingga perlu kekuatan otot tungkai guna menahan beban selama posisi berlangsung.

Dalam membela diri seperti pencak, tentu semua gerakan akan ada kaitannya sehingga bukan sembarangan. Adapun berbagai sikapnya mulai dari tegak, duduk, kemudian pasang, hingga kuda-kuda paling populer, dan pembentukan gerakan.

Dimulai paling awal teknik dasar pencak silat sikap tegak harus dilakukan seperti namanya. Berdiri tegak dan siap untuk melakukan pergerakan selanjutnya yang tentunya harus dilakukan supaya lancar dalam membela diri.

Berikutnya sikap duduk menjadi dasar permainan bawah dan masih dibagi lagi atas empat bagian yaitu sila, duduk, simpuh, hingga sempok. Berikutnya ada sikap pasang guna melakukan pembelaan diri sekaligus penyerangan.

Lalu terdapat pembentukan gerakan sebagai dasar guna mewujudkan membela terhadap diri sendiri sampai menyerang lawan. Gerakan ini dipengaruhi langsung oleh pembentukan arah yang cukup banyak sampai ada 8 penjuru.

Antara lain mulai dari arah ke belakang, serong kiri belakang, samping kiri, kemudian serong kiri depan. 4 penjuru lainnya berupa arah depan, serong kanan depan, samping kanan, serong kanan belakang.

Memahami Kuda-kuda dalam Membela Diri

teknik dasar pencak silat

Jangan sampai lupa bahwa teknik dasar pencak silat juga ada lagi yaitu melakukan kuda-kuda, pasti Anda pernah mendengarnya. Karena istilah ini sangat populer di kalangan masyarakat meskipun tidak tahu silat.

Kuda-kuda sendiri memiliki arti kaki berposisi seperti saat orang sedang menunggangi kuda. Jika dilihat pasti semua orang ketika menunggang kuda posisi kakinya sedikit ditekuk, itulah kesamaan yang ada pada sikapnya.

Dalam bela diri, kuda-kuda merupakan posisi tumpuan guna melakukan gerakan berupa sikap pasang hingga teknik dasar pencak silat serangan dan menangkis lawan. Jangan khawatir karena cara melakukan kuda-kuda ternyata dapat dicoba sangat mudah.

Untuk melakukan kuda-kuda depan, Anda harus menekuk kaki depan dan posisi kaki belakang cukup lurus biasa. Kemudian telapak bagian kaki belakang diserongkan mengarah luar, lalu pandangan lurus ke depan.

Jika melakukan teknik dasar pencak silat kuda-kuda belakang, tentunya tinggal dibalik dari posisi yang depan. Lalu pada kuda-kuda tengah mengharuskan kaki ditekuk dua-duanya dan tumpuan badan berada di posisi tengah.

Kedua kaki yang ditekuk harus membuka kurang lebih selebar 30 derajat seperti membentuk huruf ā€œVā€. Pandangan fokus ke depan tanpa dan badan tegap sedikit memendek agar benar pemain ketika bertarung.

Kalau jenis kuda-kuda silang tentunya satu posisi kaki berada paling depan dan satunya di belakang. Anda dapat bertumpu pada satu kaki saja menyesuaikan bagian terkuat, lalu tinggal memandang ke depan.

Tujuan dari Adanya Olahraga Silat

Adanya bela diri ini memberikan bukti bahwa Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata oleh publik. Aspek penting adanya silat diantaranya untuk mengembangkan pendidikan dalam mental maupun spiritual diri sendiri.

Sebagai pemain, tentu bukan hanya mempelajari teknik dasar pencak silat namun harus mengetahui tujuannya. Adanya tujuan silat sebagai pengembangan mental dan spiritual tentu mewujudkan budi pekerti luhur bagi setiap pengikutnya.

Teknik dasar pencak silat mengajarkan kepada para pengikutnya untuk percaya terhadap ajaran dari Tuhan Yang Maha Esa. Mengingat manusia menjadi makhluk yang seharusnya punya keyakinan dan itu telah diajarkan pada bela diri.

Peningkatan iman maupun taqwa terhadap Tuhan sangat diprioritaskan dalam seni membela diri sendiri. Selain itu juga membangun rasa percaya terhadap diri sendiri dan pastinya agar melakukan segala sesuatu dengan disiplin.

Tujuan kedua masuk pada aspek bela diri, yaitu untuk mengembangkan beberapa faktor penting dari kehidupan manusia. Antar lain membangun kepribadian menjadi semakin baik, sikap, hingga keterampilan setiap orang ketika silat.

Mengingat pencak selalu mengharuskan pengikutnya mempunyai sifat seperti manusia seutuhnya yaitu sehat jasmani dan rohani. Selain itu bisa menciptakan keuletan dan ketangguhan dalam menghadapi masalah apapun tanpa ada kata mengeluh.

Jadi jika Anda masih berpikir hanya tentang pembelaan terhadap diri sendiri, itu merupakan pendapat yang tidak benar. Masih ada tujuan lain ketika melakukan silat para pengikut diharapkan mampu mengembangkan seni dan mengetahui teknik dasar pencak silat.

Pengembangan Seni dalam Mempertahankan Budaya

teknik dasar pencak silat

Selain pemahaman tentang teknik dasar pencak silat, mengembangkan jiwa seni adalah tujuan selanjutnya bagi pemain silat. Pengembangan seni memiliki beragam maksud salah satunya untuk mencegah pengaruh budaya asing bersifat negatif.

Kemudian juga mengembangkan nilai-nilai keluhuran demi mewujudkan kepribadian berbudaya bangsa Indonesia. Tidak heran apabila silat merupakan seni bela diri dengan gerakan unik, serasi, dan pastinya menarik sesuai kecintaan kebudayaan bangsa.

Urutan ke empat memiliki tujuan dalam aspek olahraga, sebab pada umumnya silat masuk ke cabang tersebut. Dibuktikan adanya berbagai gerakan efektif dan sesuai peraturan guna menjaga kesehatan jasmani sampai rohani.

Apalagi seluruh gerakan menggunakan otot-otot dalam tubuh dan harus dilakukan dengan seimbang serta harus bisa tepat waktu. Tujuan dalam olahraga ini dibuktikan bahwa main silat bisa memunculkan sifat sportivitas.

Terakhir memiliki fungsi terhadap pengembangan pendidikan, karena dengan teknik dasar pencak silat seseorang bisa punya ilmu lebih dalam. Apabila masih awam terhadap dunia pencak, maka semua orang wajib mempelajari dari nol agar tahu.

Dikarenakan ada beberapa orang yang punya hobi membela diri dan ingin mengembangkan minat hal serupa. Ketika mampu menguasai teknik dasar serta ikut turnamen hingga berhasil menang, maka seseorang jadi berprestasi.

Baca Juga : Teknik Dasar Sepakbola untuk Pemula Mudah Dipelajari

Sudah menjadi kewajiban bagi semua orang yang ingin mempelajari olahraga silat untuk mengetahui teknik dasar pencak silat. Sekarang Anda bisa mencoba langsung secara mandiri dengan berkonsultasi kepada mentor profesional.

Related posts
Edukasi Olahraga

Gaya Dalam Lompat Jauh Serta Manfaat Untuk Kesehatan

5 Mins read
Gaya dalam lompat jauh bermacam-macam dan biasanya olahraga atletik ini masuk ke dalam cabang perlombaan. Bahkan di beberapa negara, lompat jauh sudah…
Bela Diri

Tips Pencak Silat Yang Berguna Untuk Melindungi Diri

5 Mins read
Di zaman seperti sekarang ini, sangat penting untuk mengetahui tips pencak silat. Karena kejahatan tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Anda harus…
Bela Diri

Manfaat Bela diri Pencak Silat Beserta Cara Menjaganya

5 Mins read
Tahukah Anda bahwa terdapat beragam manfaat bela diri pencak silat. Seni bela diri asli Indonesia ini memang adalah salah satu warisan tradisional…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *